Teknik berbeda memotret situasi backlight
Teknik berbeda memotret situasi backlight
Diambil dari : http://fotografi.asia/4-teknik-berbeda-memotret-situasi-backlight/.
Situasi yang paling sering kita temui saat pemotretan outdoor adalah berurusan dengan matahari. Trik yang sering dilakukan sang fotografer untuk menanggulangi matahari ialah menempatkan model agar cahayanya berdireksi dari belakang. Inilah situasi yang disebut backlight (backlit). Berikut adalah teknik fotografi yang bisa anda gunakan untuk situasi2 seperti ini. Empat teknik ini akan menghasilkan 4 foto yang berbeda, mulai dari segi ‘mood’ dan tentunya kita akan bisa menciptakan karya yang beragam dan unik.
1. Melawan dengan flash!
![]() |
| Melawan dengan Flash |
Teknik yang satu ini menggunakan flash untuk ‘melawan’ sang matahari. Flash atau sumber cahaya lain akan dimaksimalkan untuk menambah pencahayaan ke sang model dari arah depan, sehingga model akan ter-ekspose dengan sempurna. Teknik ini sangat cocok digunakan pada saat ingin menampakkan subject dan background sekaligus.
2. Jadikan siluet.
![]() |
| Siluet |
Teknik ini adalah yang paling gampang di antara yang lain, karena sang fotografer cukup untuk mengukur pencahayaan dari background saja. Karena model tidak diterangi oleh cahaya dari depan, maka mereka akan menjadi siluet atau silhouette. Jika menggunakan teknik ini, pastikan postur dari model anda mendukung apa yang ingin anda ceritakan dari foto anda. Contoh foto di bawah ini jelas menunjukkan postur seorang lelaki yang ingin mencium kekasihnya. Romantis bukan? Untuk mengetahui lebih dalam lagi, silahkan membaca artikel ini mengenai tehnik foto siluet.
3. Jadikan over saja!
![]() |
| Kontras Over |
Teknik berikut ini sering sekali digunakan, namun secara tidak sengaja. Biasanya, seorang fotografer akan memotret model pada situasi backlight ini, tanpa memperhatikan background atau latarnya. Jadinya foto yang dihasilkan akan terlihat kurang profesional, karena banyak “blown highlight” atau “hangus”, atau biasa disebut “over”. Tapi jika kita dengan teliti memanfaatkan teknik ini, kita dapat menghasilkan sebuah karya yang simple, elegan, dan terlihat profesional. Contoh foto di bawah ini, fotografer sengaja meng-expose untuk model, dan membiarkan langit di belakang menjadi over-exposed. Hasilnya adalah sebuah foto yang bersih, simple dan nyaman dilihat.
Satu tips untuk menggunakan teknik ini yaitu gunakanlah lens hood pada saat pemotretan. Lens hood akan membantu untuk menghilangkan “glare” atau kilauan yang tidak diinginkan, dan foto backlight anda akan menjadi lebih kontras.
4. Kontras rendah
![]() |
| Kontras Rendah |
Teknik low contrast ini tidak selalu bisa diterapkan pada setiap situasi. Teknik ini juga agak beresiko, karena kita harus mengukur kedua exposure dari model dan background, dan mengambil tengahnya. Hasil yang akan didapatkan yaitu model akan sedikit under, dan background akan sedikit over. Jika anda memotret dalam format RAW, detail2 ini dapat kita selamatkan menggunakan software seperti Lightroom atau Photoshop. Gunakanlah teknik ini jika kontras antara pencahayaan model dan background tidak terlalu jauh. Contoh foto di bawah ini diambil pada saat cahaya matahari tidaklah terlalu terik karena tertutupi oleh langit.
Coba lihat koleksi foto lain di Facebook dan Tehnik Fotografi lainnya di FansPage Jogjakamera. :)
Selamat Memotret..




Komentar
Posting Komentar